Honda Grazia 125, Skutik Merakyat Lebih Murah dari Honda Beat

07/07/2021

Event - Promosi

3 menit

Share this post:
Honda Motor India luncurkan Honda Grazia 125 Sports Edition dengan mesin lebih bertenaga dan harga lebih murah dari skutik Honda Beat di Indonesia.

Honda resmi luncurkan skutik mini Honda Grazia 125 Sports Edition untuk pasar India. Menariknya skutik ini dijual lebih murah dari Honda Beat di Tanah Air.

>>> Yamaha Ingin Produksi Pesawat Terbang Kecil Pakai Mesin Sepeda Motor

Keunggulan Honda Grazia 125 Sports Edition

Untuk tampilannya Honda  Grazia 125 Sports Edition memiliki desain bodi yang cukup cembung di bagian belakang dan kaki-kaki yang mungil. Bagian depannya tersematkan headlamp yang cukup besar memanjang seakan menyatu dengan sepasang lampu sein. Pencahayaan LED ini melengkung seperti membentuk huruf V.

Lalu untuk dimensinya skutik ini memiliki panjang 1.829 mm, lebar 707 mm, tinggi 1.167 mm dan wheelbase 1.260 mm. Sementara itu untuk beratnya 108 kg, tinggi jok 708 mm, dan ground clearance 171 mm.

Gambar menunjukan Grazia

Tampilan samping Honda Grazia  125 Sports Edition

Lanjut  untuk dapur pacunya Honda  Grazia 125 Sports Edition ditenagai oleh mesin 124 cc dengan pendingin udara yang efisien yang sama dengan Activa 125. Mesin tersebut mampu mengeluarkan tenaga 8,1 daya kuda pada 6.000 rpm dan torsi puncak 10,3 Nm pada 5000 rpm, dan dikawinkan dengan transmisi otomatis CVT. 

Seperti skuter Honda lainnya, Grazia juga dilengkapi dengan HET (Honda Eco Technology, eSP (Enhanced Smart Power) dan ACG (Alternate Current Generator) hadir sebagai standar untuk meningkatkan penyempurnaannya sekaligus memastikan motor dinyalakan dengan suara yang senyap.

>>> Pasang Air Purifier di Mobil, Apakah Efektif Menangkal COVID-19?

Ditargetkan untuk Pasar Anak Muda

Honda Grazia 125 Sports Edition ditargetkan untuk pasar yang lebih muda terhadap penawaran skuter premium di India. Grazia 125 Sports Edition akan bersaing dengan TVS 125 Race Edition dan Suzuki Burgman Street 125 di pasar India.

Tampilan belakang Honda Grazia 125 Sports Edition

Tampilan belakang Honda Grazia  125 Sports Edition

“Honda Grazia adalah skuter perkotaan 125cc canggih yang dibuat khusus untuk pengendara yang lebih suka persona muda & menyenangkan. Grazia Sports Edition ini pasti akan mengubah pandangan Anda. Saat lembaga pendidikan mulai membuka kampus mereka, Grazia Sports Edition akan menjadi pilihan baru bagi banyak orang yang mencari mobilitas pribadi mereka di atas roda dua." kata Honda Motor India.

Perihal harganya, skutik ini dijual mulai 76.823 rupee (Rp 14,9 juta) untuk versi pengereman tromol, 84.148 rupee (Rp 16,3 juta) untuk versi rem cakram. Sedangkan versi yang lebih tinggi Sports Edition dijual 85.148 rupee (Rp16,5 juta). Jika dibandingkan dengan harga Beat di Indonesia selisihnya Rp 2 jutaan kerena Beat dijual mulai dari Rp 16,6 juta hingga Rp 17,4 juta.

>>> Jangan Lupa Pakai Masker di Dalam Mobil, Ini Alasannya

Rahmat menjadi jurnalis otomotif media daring sejak 2014 silam. Tercatat Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019 hingga saat ini. 

Lulusan jurusan Sastra Indonesia ini sejak awal kuliah memang bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sebelum berkiprah di media yang berfokus di Industri otomotif, Rahmat terlebih dulu menulis untuk sebuah majalah sebuah media lokal di Kota Tangerang Selatan.

Setelah setahun lamanya menulis untuk sebuah majalah lokal akhirnya ia berpindah menulis untuk sebuah media daring otomotif. Tepatnya di tahun 2014 ia mulai menulis berkaitan dengan industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. 

Setelah lulus kuliah di tahun 2017 ia memutuskan untuk keluar dari dunia kewartawanan yang selama ini menghidupinya. Ia mencoba peruntungan dunia marketing mobil bekas. Tak lama berselang ia mencoba peruntungan bekerja di Cintamobil.com pada posisi yang sama. Tak lama setelah itu Rahmat dipindahkan ke tim redaksi Cintamobil.com

Orang bijak pernah berkata rumah bukan sebuah tempat, melainkan perasaan. Sejauh manapun Anda melangkah rumah adalah tempat untuk kembali. Kira-kira seperti itulah yang menggambarkan nasib Rahmat yang akhirnya bisa kembali ke dunia penulisan. 

 
back to top