Honda Brio dan Jazz Speed Challenge Jadi Ajang Pembalap Muda Unjuk Gigi

28/09/2021

Event - Promosi

3 menit

Share this post:
Honda Brio dan Jazz Speed Challenge yang dihelat akhir pekan kemarin di di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor jadi kesempatan para pembalap muda unjuk gigi.

PT Honda Prospect Motor kembali menggelar lomba balap Honda Brio Speed Challenge (HBSC) dan Honda Jazz Speed Challenge (HJSC) pada 26 September 2021. Ajang balap putaran ketiga yang diselenggarakan di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor.

>>> Pandemi di AS Kian Ganas, Aleix Espargaro Bakal ​Pakai Masker Ganda

Gambar menunjukan Honda Brio

Honda Brio Speed Challenge

Hendra Bonank dari Tim Privateer Terbaik di Kelas Rising Star 

Pada ajang Honda Brio Speed Challenge, Hendra Bonank dari tim Privateer masih dapat mempertahankan posisinya di posisi teratas pada kelas Rising Star dengan catatan waktu 20 menit 18,527 detik yang diikuti oleh Dede Yoni dari tim BL Racing team dengan catatan waktu 20 menit 47,202 detik.

Sedangkan pada Honda Brio Speed Challenge kelas Promotion, Naufal Rafif Busro dari NRB Motorsport berhasil menaklukan 10 putaran dengan catatan waktu 20 menit 10,439 detik. Rio R. Bramantio yang berada dibelakang Naufal harus puas di posisi kedua dengan catatan waktu 20 menit 43,802 detik. Untuk kelas Rookie, Muchammad Hery Wibowo dari tim P-Five Racing Indonesia akhirnya dapat naik ke podium pertama dengan catatan waktu 20 menit 19,975 detik dan berhasil mengalahkan Samuel D.O. yang berada tepat di belakangnya dengan catatan waktu 20 menit, 40,532 detik.

Pada ajang balap Honda Jazz Speed Challenge, M. Ferrel Fadhil kembali menjadi juara pertama di kelas Master dengan catatan waktu 19 menit 18,196 detik. Di posisi kedua, Benny Santoso berhasil menaklukan 10 putaran dengan catatan waktu 19 menit 33,678 detik, mengalahkan Fitra Eri yang ada di belakangnya dengan catatan waktu 19 menit 34,298 detik.

Lalu pada kelas Rising Star, Radityo Mahendra untuk pertama kalinya juga berhasil naik ke podium teratas dengan catatan waktu 19 menit 21,888 detik yang diikuti oleh Annis Badro’Uf di posisi kedua dengan catatan waktu 19 menit 35,493 detik dan Ridho Gustov di posisi ketiga dengan catatan waktu 20 menit 5,665 detik.

>>> Perubahan Regulasi Pitstop F1 Mengakibatkan Kerugian Bagi Pebalap

Gambar menujukan Honda Jazz

Honda Jazz Speed Challenge

Vivaldhi Dwi Putra Jadi Pemenang di Kelas Promotion

Untuk kelas Promotion, Vivaldhi Dwi Putra berhasil naik ke posisi puncak dengan catatan waktu 19 menit 34,956 detik dan diikuti oleh Akheela Chandra di posisi kedua dengan catatan waktu 19 menit 37,163 detik dan Ridho Gustinov diposisi ketiga dengan catatan waktu 19 menit 42,741 detik.

Pada hari yang sama diselenggarakan pula ajang balap Indonesia Touring Car Race (ITCR), dimana para pembalap Honda ikut berpartisipasi. Pada ITCR 1500 kelas Master, Fitra Eri melaju di posisi pertama dengan catatan waktu 23 menit 13,150 detik. 

Sedangkan pada kelas Rising Star, Avila Bahar kembali memenangkan seri ini dengan catatan waktu 23 menit 22, 731 detik. Sedangkan pada ITCR Max, Alvin Bahar yang tampil pada kelas Master berhasil finis di posisi kedua dengan catatan waktu 22 menit 9,732 detik. Sementara itu pembalap perempuan Honda, Canya Prasetyo berhasil naik ke posisi ke-5 pada seri ini dengan catatan waktu 20 menit 49,760 detik.

>>> Mobil Tertimpa Pohon, Apakah Bisa Diklaim Asuransi Mobil?

Rahmat menjadi jurnalis otomotif media daring sejak 2014 silam. Tercatat Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019 hingga saat ini. 

Lulusan jurusan Sastra Indonesia ini sejak awal kuliah memang bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sebelum berkiprah di media yang berfokus di Industri otomotif, Rahmat terlebih dulu menulis untuk sebuah majalah sebuah media lokal di Kota Tangerang Selatan.

Setelah setahun lamanya menulis untuk sebuah majalah lokal akhirnya ia berpindah menulis untuk sebuah media daring otomotif. Tepatnya di tahun 2014 ia mulai menulis berkaitan dengan industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. 

Setelah lulus kuliah di tahun 2017 ia memutuskan untuk keluar dari dunia kewartawanan yang selama ini menghidupinya. Ia mencoba peruntungan dunia marketing mobil bekas. Tak lama berselang ia mencoba peruntungan bekerja di Cintamobil.com pada posisi yang sama. Tak lama setelah itu Rahmat dipindahkan ke tim redaksi Cintamobil.com

Orang bijak pernah berkata rumah bukan sebuah tempat, melainkan perasaan. Sejauh manapun Anda melangkah rumah adalah tempat untuk kembali. Kira-kira seperti itulah yang menggambarkan nasib Rahmat yang akhirnya bisa kembali ke dunia penulisan. 

 
back to top