Gunakan Strategi Khusus, Ferrari Museum Semakin Diminati Tifosi Ferrari

21/01/2020

Event - Promosi

3 menit

Gunakan Strategi Khusus, Ferrari Museum Semakin Diminati Tifosi Ferrari
Pengunjung Ferrari Museum melonjak selama 2019 berkat strategi khusus dari Ferrari, yang juga menghadirkan koleksi mobil balap bersejarah bagi skuad Maranello

Berkunjung ke museum brand Ferrari bisa dikatakan adalah salah satu syarat "naik haji" tifosi Ferrari saat berkunjung ke Italia. Terlebih Ferrari Museum pun terbagi dalam dua venue, yakni Museo Enzo Ferrari berlokasi di Modena dan Museo Ferrari di Maranello.

Sepanjang tahun 2019, Ferrari Museum mencetak rekor kenaikan pengunjung dengan lebih dari 600ribu tifosi yang hadir, atau lebih tinggi 12% dari periode sebelumnya. Sekitar 400 ribu tifosi Ferrari tercatat mengunjungi Museo Ferrari, dan 200 ribu pengunjung sisanya melakukan visit ke Museo Enzo Ferrari.

Gambar menunjukkan Museo Enzo Ferrari di Jakarta Indonesia

Museo Enzo Ferrari adalah salah satu venue Ferrari Museum di Modena, Italia

>>> Review Ferrari SF90 Stradale 2019 Spesifikasi dan harganya

Strategi "Single Ticket" menjadi salah satu cara Ferrari untuk menarik minat tifosi Ferrari berkunjung ke Museo Enzo Ferrari & Museo Ferrari. Sebab format tiket ini memungkinkan akses kedua museum dilakukan secara langsung, tanpa perlu masing-masing pengunjung membeli tiket terpisah di masing-masing venue. 

Apa saja tema dan historikal yang membedakan koleksi Museo Enzo Ferrari dan Museo Ferrari? Untuk Museo Enzo Ferrari di Modena, Ferrari menghadirkan koleksi mesin dan mobil GT Ferrari yang paling elegan dan eksklusif, serta kisah perjalanan Enzo Ferrari. Sedangkan Museo Ferrari yang ada di Maranello menghadirkan koleksi mobil balap Scuderia Ferrari serta sejarah sang Kuda Jingkrak di dunia motorsport, khususnya balap Formula 1.

Foto Museo Ferrari 24 Hours of Le Mans Collection

Museo Ferrari tampilkan Ferrari 488 GTE EVO

>>> Berita event dan pameran terbaru hanya ada di sini

Selama awal 2020 ini, Ferrari menghadirkan koleksi "Ferrari at 24 Heures du Mans" yang dimulai sejak 15 Januari - 19 April di Museo Ferrari. Tema ini merupakan bentuk perayaan 70 tahun kemenangan Ferrari di ajang 24 Hours of Le Mans, dimana Ferrari menghadirkan mobil balap 166 MM Barchetta Touring yang digunakan Lord Selsdon dan Luigi Chinetti memenangi ajang balap ini di tahun 1949, serta Ferrari 488 GTE yang digunakan Alessandro Pier Guidi, James Calado and Daniel Serra memenangi kelas GTE. Perhelatan baru ini juga menampilkan beberapa pameran terkini, seperti "90 Anni" yang merupakan penghormatan terhadap sejarah Scuderia Ferrari, dan "Hypercars" yang memamerkan seri khusus edisi terbatas yang didukung oleh transfer teknologi track-to-road khas Ferrari.

>>> Dapatkan informasi terbaru tentang pasar otomotif Indonesia dan dunia di sini

 
back to top