Pandemi virus corona yang masih menyelimuti Indonesia, tentu memberikan dampak sosial ekonomi bagi masyarakat. Berhentinya beberapa aktifitas karena sejumlah kebijakan pembatasan sosial, tak ayal membuat pendapatan sebagai besar masyarakat pun ikut terhenti.
>>> Auto Club Banten Bantu Penuhi Kebutuhan Tenaga Medis
Dampak ekonomi ini tertutama akan langsung terasa pada masyarakat yang ada di bawah garis kemiskinan. Jika mungkin sehari-hari mereka bisa mengais upah untuk biaya hidup, akibat aktifitas warga yang terhenti selama pandemi Covid-19, maka penghasilan mereka pun menghilang.
Gandeng Tim Aksi Cepat Tanggap
Aksinya kali ini ACB menggandeng ACT
>>> Temukan promo dan diskon mobil baru yang paling lengkap disini
Melihat kemerosotan kondisi sosial ekonomi masyarakat disekitarnya inilah, Auto Club Banten (ACB) kembali melakukan kegiatan solidaritas kemanusiaan. Komunitas otomotif yang anggotanya berdomisili di wilayah Banten dan sekitarnya itu menggalang dana demi selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Namun pada kegiatan sosialnya kali ini ACB tidak bergerak sendirian, karena mereka melakukannya bersama tim dari Aksi Cepat Tanggap (ACT) Provinsi Banten. Tema yang diangkat pada kegiatan kali ini yaitu "Berbagi Menggapai Ramadan yang Hakiki".
Donasi dari Hasil Penjualan Kaos
Galang dana dari hasil penjualan kaos
>>> Temukan mobil bekas idaman Anda dengan pilihan paling lengkap cukup klik disini aja
Ubai selaku Humas ACB menyebutkan, apa yang dilakukan para member ACB adalah bentuk pembuktian diri jika komunitas otomotif juga memiliki jiwa sosial yang tinggi terhadap sesamanya. "Kami ingin membuktikan kepada masyarakat bahwa komunitas mobil itu mempunyai nilai sosial yang tinggi, tidak seburuk yang dipikirkan," katanya melalui keterangan tertulis yang diterima Cintamobil.com, Senin (11/05/2020).
Ia menjelaskan, para member berusaha mengumpulkan donasi untuk disalurkan kepada yang butuhkan. Pengumpulan donasi ini merupakan hasil dari penjualan kaos official dari ACB. Hasil donasi ini kemudian dibelikan paket sembako yang selanjutnya disalurkan kepada beberapa warga yang ada di wilayah Cilegon, Serang, dan Merak.
Golongan masyarakat yang diberi bantuan sembako adalah para pekerja lepas atau pekerja yang terpaksa melakukan Work From Home (WFH) selama masa pandemi Covid-19. "Kami bagikan kepada para pekerja yang terpaksa WFH dan pekerja lepas, seperti tukang becak atau ojek," tukas Ubai.

