Daniil Kvyat 'Selamatkan' Reputasi Honda F1 dan Tim Alpha Tauri

03/11/2020

Event - Promosi

3 menit

Daniil Kvyat 'Selamatkan' Reputasi Honda F1 dan Tim Alpha Tauri
Reputasi Scuderia Alpha Tauri yang bermesin Honda F1 sebagai tim tuan rumah berhasil 'terselamatkan' oleh Daniil Kvyat yang berhasil finish ke-4 GP San Marino

Daniil Kvyat berhasil menjadi satu-satunya pembalap bermesin Honda F1 yang mendapatkan poin pada balapan Grand Prix Emilia Romagna pekan lalu di sirkuit Imola, Italia. Pembalap asal Rusia tersebut berhasil menyelesaikan balapan di posisi ke-4 sekaligus menambah raihan poin untuk dirinya dan juga tim AlphaTauri pada balapan kandang mereka.

Pembalap Bermesin Honda F1 Berguguran

Secara keseluruhan, seri Italia lalu merupakan hasil yang mengecewakan bagi seluruh tim dengan powertrain Honda F1, setelah sebelumnya secara konsisten mampu meraih podium. Meskipun demikian, Toyoharu Tanabe selaku Technical Director Honda F1 menilai bahwa pencapaian Daniil Kvyat merupakan aspek positif di seri ini yang membuat tim tetap optimis menjelang seri berikutnya.

Gambar Mobil Scuderia Alpha Tauri F1

Tim Scuderia Alpha Tauri F1

“Kedua tim kami kompetitif sepanjang akhir pekan, Max berada di urutan kedua sebelum berhenti karena masalah ban dan Pierre di posisi keempat pada kualifikasi kemarin. Meskipun lawan adalah tim yang sangat kuat tetapi kami terus bekerja keras dengan tujuan untuk mengejar mereka. Sekarang kami fokus ke putaran berikutnya di di sirkuit Istanbul Park, yang merupakan trek yang bagus untuk mobil Formula 1,” papar Toyoharu Tanabe yang asal Jepang ini dalam keterangan resminya dikutip Cintamobil.com.

Gambar Daniil Kyvat pembalap Scuderia Alpha Tauri F1

Daniil Kvyat berhasil selamatkan 'muka' Honda F1

Pada awal lomba, Max Verstappen melakukan start yang sangat baik untuk melaju ke posisi kedua di belakang Valtteri Bottas, sementara Pierre Gasly berupaya untuk melewati Lewis Hamilton untuk posisi ketiga tetapi harus mundur dan tertinggal di belakang Daniel Ricciardo di tikungan 2.

Pierre kemudian harus keluar lomba lebih awal akibat masalah pendingin pada mobilnya. Usai balapan, tim AlphaTauri masih menganalisa retakan pada bagian radiator mobil Pierre. Alex Albon harus turun ke urutan ketujuh pada awal lomba namun ia kembali naik ke urutan keenam setelah Pierre berhenti.

Gambar Max Verstappen pembalap Aston Martin Red Bull Racing

Tim Aston Martin Red Bull Racing tak berkutik

Alex dan Daniil melakukan pit stop secara bersamaan di lap 14. Sementara Max masuk pit di lap 18 untuk mengganti bannya dalam upaya untuk menekan Valtteri Bottas yang berjuang dengan bagian mobilnya yang rusak. Meskipun sirkuit Imola merupakan salah satu trek yang cukup sulit untuk mendahului, upaya Max untuk terus menekan Bottas akhirnya membuahkan hasil di lap 43. Max berhasil naik ke posisi dua.

>>> Ini pendapat kami mengenai SUV andalan Honda yang sebentar lagi masuk Indonesia

Pecah Ban Jadi Kendala Verstappen

Max terus mengejar ketertinggalannya dan berupaya untuk menyamai kecepatan Hamilton dan terpaut lebih dari sepuluh detik, tetapi tiba-tiba ia mengalami pecah ban belakang kanan yang membuatnya harus keluar dari perlombaan. Pada waktu yang sama, tim Alpha Tauri menghentikan Daniil untuk mengganti ban lunak. Balapan dimulai kembali dengan enam lap tersisa dan Daniil menunjukkan performa sensasional saat memulai kembali dengan ban lunak. Ia berhasil melewati Sergio Perez dan juga Alex Albon. Alex kemudian melakukan kesalahan dengan ban dingin dan melintir.

Gambar mobil Max Verstappen pecah ban di GP San Marino

Pecah ban mengakhiri perjuangan Verstappen

Alex masih bisa melanjutkan balapan dan finis di urutan ke-1. Sementara itu, Daniil kemudian kembali melakukan manuver mendahului di luar terhadap Charles Leclerc untuk posisi keempat di tikungan 9. Hingga saat ini, Tim Aston Martin Red Bull Racing masih berada di posisi ke-2 pada klasemen konstruktor dengan perolehan 226 poin. Tim Scuderia pun masih berada di posisi ke-7 dengan perolehan 89 poin.

>>> Mau beli mobil Honda yang serasa F1? Klik di sini

Penulis
Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif pada 2014, setahun kemudian Arfian menjadi test driver di sebuah tabloid otomotif nasional. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2018, Kini ia menjadi Managing Editor Cintamobil.com
 
back to top