Cintamobil TV: Road Trip ke Yogyakarta Pakai Mercedes Benz Tua, Apa Jadinya?

20/12/2019

Event - Promosi

3 menit

Cintamobil TV: Road Trip ke Yogyakarta Pakai Mercedes Benz Tua, Apa Jadinya?
Jarak 550 km bukan masalah bagi Mercedes Benz. Tapi, bagaimana jadinya jika ditempuh pakai mobil Mercedes Benz tua yang umurnya sudah lebih dari 30 tahun.

Tidak adanya hambatan berarti di jalan Tol Trans Jawa seperti lampu merah di persimpangan, lalu lalang pengendara sepeda motor, kendaraan-kendaraan yang parkir sembarangan, hingga batas kecepatan minimum/maksimum membuat pengendara bisa melajukan mobil sesuai batas kecepatan yang diizinkan dengan nyaman. Secara logika jalan Tol Trans Jawa membuat waktu tempuh kota-kota besar di Jawa semakin singkat.

Foto underpass Jatingaleh-Semarang, Jalan Tol Tans Jawa

Jalan Tol Trans Jawa mempersingkat waktu perjalanan antar kota di pulau Jawa

Nah, ternyata bukan itu saja yang dibutuhkan agar perjalanan menjadi lancar dan cepat sampai tujuan. Selain dibutuhkan kondisi jalan yang lengang, tak kalah penting adalah kondisi pengemudi dan kendaraan yang sama-sama prima. Jika salah satunya kurang perjalanan hampir bisa dipastikan bakal terhambat. Misal, kondisi pengemudi kurang fit karena mengantuk, kelelahan atau mudah pegal, mau tidak mau harus mampir di rest area beberapa kali buat mengembalikan energi.

Road trip dengan mobil tua

Untuk kendaraan, tidak ada batasan usia buat mobil untuk menempuh perjalanan darat yang panjang. Yang penting kondisinya sehat. Hanya saja dari sisi kenyamanan mobil-mobil berusia udzur memang tidak senyaman mobil-mobil usia muda, bahkan sangat jauh.

Cintamobil.com punya pengalaman tersendiri menempuh perjalanan panjang menggunakan Mercedes Benz tua, saat menghadiri Jambore Nasional Mercedes Benz Club Indonesia ke 14 di Yogyakarta pada 6-8 Desember 2019. Berangkat dari diler PT. Adedanmas, Cilandak, Jakarta Selatan, Cintamobil.com memilih Mercedes Benz G-Class keluaran tahun 1985, yaitu 280GE untuk menempuh perjalanan sepanjang 550 km sampai Candi Prambanan, Sleman, Yogyakarta.

>>> Manajemen Baru, PT Adedanmas Lanjutkan Komitmen Sebagai Dealer Resmi Mercedes-Benz di Jakarta Selatan

Foto menunjukkan dua unit Mercedes Benz G-Class Classic

Mercedes Benz 280GE 1985 dan G500 2000, masih menarik meski sudah udzur

Sekadar informasi, 280GE adalah salah satu generasi pertama dari Mercedes Benz G-Class yang diproduksi mulai 1979. Mobil ini dibekali mesin M110E berkapasitas 2.800 cc dengan tenaga maksimum 156 Hp dan torsi maksimum 226 Nm pada putaran 4,250 rpm.

Pengalaman tak terlupakan

Menggunakan Mercedes Benz G-Class klasik Cintamobil.com berharap ada prestise tersendiri jika nantinya tiba di lokasi Jambore. Ternyata harapan itu pupus di tengah jalan. Ada masalah pada salah satu komponen mesin 280GE yang membuat mobil harus ditowing karena terlalu berisiko jika dipaksakan terus berjalan.

Pada akhirnya perjalanan sampai juga di Candi Prambanan. Namun bukan dengan 280GE, melainkan ganti dengan Mercedes G-Class G500 keluaran tahun 2000. Meski lebih baru dibanding 280GE, mobil ini tak kalah spesial.

>>> Mercedes Ungkap Tips Membawa G-Class 2019 di Genangan Air dan Jalanan Berlumpur

Apa yang membuat mobil ini spesial? Simak penjelasannya pada video berikut, sekaligus pengalaman road trip Tol Trans Jawa menuju Yogyakarta dengan Mercedes Benz tua.

>>> Dapatkan berbagai berita otomotif terlengkap ada di Cintamobil.com

Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top