Cara Membuat SIKM untuk Keluar-Masuk Wilayah Jabodetabek

06/05/2021

Event - Promosi

3 menit

Share this post:
Keluar masuk wilayah Jabodetabek kini wajib menyertakan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM). Berikut ini cara membuat SIKM bagi Anda yang ingin melakukan perjalanan.

Larangan mudik sudah mulai berlaku hari ini. Adapun bagi Anda yang berada di wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok, dan Bekasi (Jabodetabek) masih diizinkan untuk melakukan perjalanan tanpa Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) lantaran berada dalam satu wilayah aglomerasi. Namun demikian, masyarakat luar kota yang hendak melakukan perjalanan menuju Jabodetabek wajib menunjukkan SIKM.

"Yang keluar Jabodetabek, misalnya dari Bekasi ke Karawang, ke Bandung, otomatis perlu SIKM," ujar Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo belum lama ini.

Tak Semua Bisa Dapat SIKM

Foto Pemeriksaan SIKM saat musim mudik 2020

Ada sejumlah tempat pengecekan SIKM

Namun bila Anda ingin melakukan perjalanan keluar wilayah Jabodetabek, maka SIKM wajib disertakan. Hal itu tertuang dalam Keputusan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 569 tahun 2021 tentang Prosedur Pemberian Surat Izin Keluar Masuk Wilayah Provinsi Daerah Khusus Ibu kota Jakarta Selama Masa Penuadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah. 

SIKM ini tak diperuntukan bagi sembarang orang. Hanya ada empat kategori masyarakat yang bisa memperoleh SIKM untuk melakukan perjalanan dengan kepentingan non mudik yaitu: 

1. Kunjungan Keluarga Sakit
2. Kunjungan Duka Anggota Keluarga Meninggal
3. Ibu Hamil yang didampingi oleh satu orang keluarga, dan
4. Kepentingan persalinan yang didampingi paling banyak dua orang. 

>>> Jokowi Khawatir 18,9 Juta Orang Tetap Mau Mudik Meski Ada Larangan

Cara membuat SIKM untuk keluar masuk Wilayah Jabodetabek

1. Cara membuat SIKM yang pertama adalah pemohon mengajukan permohonan SIKM secara online ke https://jakevo.jakarta.go.id. Permohonan SIKM harus dilengkapi  dengan beberapa persyaratan berbeda dan disebutkan merinci berikut ini. 

surat keterangan untuk SIKM

Surat keterangan yang wajib disertakan

Kunjungan keluarga sakit:

- KTP pemohon
- surat keterangan sakit bagi keluarga yang dikunjungi dari Fasilitas Kesehatan setempat,
- Surat pernyataan bermeterai Rp 10.000 dari pemohon yang menyatakan hubungan kekerabaran dengan keluarga yang dikunjungi.

Kunjungan duka anggota keluarga meninggal:

- KTP Pemohon
- Surat keterangan kematian dari Puskesmas/Rumah Sakit atau surat keterangan kematian dari Keluraha/Desa setempat, dan
- Surat pernyataan bermeterai Rp 10.000 dari pemohon yang menyatakan hubungan kekerabatan dengan keluarga yang meninggal

Ibu Hamil/bersalin: 

- KTP Pemohon
- Surat keterangan hamil/persalinan dari Fasilitas Kesehatan

Pendamping Ibu Hamil/Bersalin:

- KTP Pemohon
- Surat keterangan hamil/persalinan dari Fasilitas Kesehatan
- Surat Pernyataan bermeterai Rp 10.000 dari pemohon yang menyatakan hubungan suami, keluarga, atau kekerabatan dengan ibu hamil/bersalin.

2. Kemudian, berkas bakal diverifikasi dulu oleh UP PMPTS Kelurahan;

3. Tanda tangan elektronik SIKM oleh lurah;

4. Pemohon bisa langsung mengunduh SIKM di laman https://jakevo.jakarta.go.id.

SIKM nantinya akan diterbitkan paling lama dua hari sejak persyaratan dinyatakan lengkap dan berlaku selama masa larangan mudik dari 6-17 Mei 2021. Perlu dicatat juga, pemegang SIKM ini juga harus membawa hasil tes PCR atau Swab Antigen atau Genose yang menyatakan negatif Covid-19 dan sampelnya diambil dalam kurun waktu paling lama 1x24 jam sebelum keberangkatan. Itu dia cara membuat SIKM untuk keluar masuk wilayah Jabodetabek. Pastikan Anda memenuhi semua persyaratan sebelum mengajukan permohonan. 

>>> Masyarakat Dilarang Mudik tapi Kok Boleh ke Tempat Wisata?

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020.

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir sebagai jurnalis di kanal ekonomi di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2015. Kemudian pada tahun 2016, dipercaya untuk mengisi kanal otomotif. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. Pun demikian dengan aturan lalu lintas yang berlaku saat ini. 

Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. 

Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Adapun ragam mobil yang pernah dicoba antara lain di kelas LCGC, Low MPV, SUV, mobil listrik murni hingga Supercar sekelas Ferrari.

Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor.

Experience

  • Tokyo Auto Salon 2019
  • Geneva International Motor Show 2017
  • GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019
  • IIMS 2017, 2018, 2019
  • IMOS 2016, 2018
 
back to top