Jika Anda mengikuti perkembangan berita George Russell, dua bulan yang lalu kami sudah memberitakan bahwa tim Mercedes-AMG Petronas F1 akan mengumumkan kepindahannya di Grand Prix Inggris 2021.
Faktanya, Mercedes baru meresmikan berita ini di bulan September setelah Valtteri Bottas tak memperpanjang kontraknya dan memutuskan untuk pindah ke Alfa Romeo untuk menggantikan kompatriotnya, Kimi Raikkonen yang pensiun di akhir musim balap ini.
Digadang-gadang Sebagai Juara Masa Depan
Dulu menjadi idola, kini menjadi rekan satu tim
Sepanjang musim ini, George Russell baru satu kali meraih poin dan satu kali naik ke podium. Lantas, apa yang membuat nama pebalap berusia 23 tahun ini begitu dielu-elukan oleh para penggemar dan media?
>>> George Russell Jalani Tes Pakai Mobil Mercedes, Pastikan Kepindahan?
Banyak yang menganggap bahwa Russell adalah calon juara masa depan di Formula 1. Opini tersebut bukan hanya sekadar bualan saja, Russell adalah juara Formula 2 di tahun 2018 mengalahkan Lando Norris dan Nyck de Vries yang juga dianggap sebagai pebalap muda berbakat.
Potensi George Russell dianggap terhambat karena harus membalap untuk tim Williams Racing yang sedang terpuruk dan menjadi backmarker dengan mobil yang tak kompetitif.
Russell dianggap membuang-buang potensinya jika bertahan di Williams
Benar saja, diberi kesempatan membawa mobil W11 milik Mercedes untuk menggantikan Lewis Hamilton di Grand Prix Sakhir 2020, ia mampu tampil lebih baik dari Valtteri Bottas dengan memimpin jalannya lomba.
Sayangnya ia harus mengalami kesialan saat kru Mercedes melakukan kesalahan ketika pit stop yang membuatnya gagal podium dan harus rela finis di urutan kesembilan.
>>> F1 2020 dan Game Balap EA Kini Bisa Dimainkan Gratis di Xbox Game Pass
Bagaimana Peluang Lewis Hamilton Musim Depan?
Lewis Hamilton kini sudah menjadi pebalap veteran di Formula 1 yang dikelilingi oleh talenta-talenta muda berbakat. Dengan 7 gelar juara dunia, ia masih bertekad untuk meraih setidaknya 1 gelar juara lagi demi melewati pencapaian legenda F1 asal Jerman, Michael Schumacher.
Lewis Hamilton masih bertekad untuk melewati rekor gelar juara Michael Schumacher
Musim ini, Red Bull Racing hadir dengan mobil yang lebih cepat dari Mercedes, dan Max Verstappen tampil cemerlang sepanjang musim yang membuatnya memuncaki klasemen pebalap saat ini.
Peluang bagi Lewis Hamilton untuk juara musim ini masih cukup besar, mengingat selisih poin kedua pebalap hanya 3 angka. Namun, banyak yang menganggap ini akan jadi tahun bagi Red Bull untuk mematahkan dominasi The Silver Arrow.
Lalu, bagaimana dengan musim depan? Apakah peluang Lewis Hamilton sama besarnya? Atau bahkan justru lebih kecil dengan adanya regulasi F1 2022 dan kedatangan George Russell sebagai rekan setim baru.
Kerelaan Bottas menjadi pebalap nomor 2 merupakan resep kesuksesan Hamilton dan Mercedes dalam meraih gelar juara
Melihat sepak terjang George Russell selama berkarier di balap Formula, ia memiliki sifat yang jauh berbeda dengan Valtteri Bottas yang rela menjadi pebalap nomor 2 di dalam tim.
>>> Hasil Balap F1 Belanda 2021: Max Verstappen Dominasi Sirkuit Zandvoort
Keberhasilan Lewis Hamilton untuk meraih rentetan gelar beberapa tahun ke belakang tak lepas dari peran Bottas sebagai pendukung yang rela memberinya jalan atau melakukan pertahanan terhadap pebalap lain.
Meski tampak seperti pebalap yang tenang, Russell justru figur yang berambisi tinggi. Dengan mobil yang lebih baik, ia sangat mungkin untuk bersaing sebagai calon juara di musim depan.
Apakah The Silver War akan kembali terjadi di kubu Mercedes?
Mercedes sendiri memilih Bottas setelah musim 'The Silver War' di tahun 2016 yang membuat Lewis Hamilton kalah dari rekan setimnya sendiri, Nico Rosberg. Bukan tak mungkin kejadian itu akan terulang dengan dua pebalap yang mengisi kursi Mercedes-AMG.




