Bosch Yakinkan Diri Jadi Bagian Percepatan Mobilitas Listrik di Indonesia

22/07/2019

Event - Promosi

4 menit

Bosch jadi bagian perkembangan mobilitas listrik di Indonesia lewat ragam inovasi komponen mobil listrik di GIIAS 2019

Perkembangan teknologi mobil listrik kini mulai secara perlahan diperkenalkan di Indonesia. Beberapa pabrikan otomotif mulai meluncurkan produk mobil listrik, atau dengan mengusung teknologi hybrid plug-in yang menjadi 'jembatan' dari transisi penggunaan mesin konvensional menjadi mesin listrik.

Di sisi lain, industri pendukung otomotif juga turut serta melakukan inovasi menciptakan produk-produk yang siap mendukung percepatan industri otomotif yang mengarah ke penggunaan tenaga listrik. Salah satu brand yang cukup berkomitmen dalam melakukan hal ini ialah Bosch, yang mana selain dikenal sebagai brand yang memproduksi komponen OEM dan spare part untuk brand otomotif global, tapi juga sedang melebarkan sayapnya dalam layanan dan teknologi otomotif saat ini. 

>>> Baca juga: Bosch Beri Edukasi Pentingnya Sistem ABS Pada Sepeda Motor

Penjelasan Management Bosch

Management Bosch Indonesia jelaskan pendekatan Bosch untuk kendaraan listrik di Indonesia

Melalui komitmen tinggi di ranah kendaraan elektrik, Bosch melakukan investasi global sekitar 400 juta euro/tahun untuk menciptakan produk komponen powertrain listrik yang sudah dinikmati lebih dari setengah juta kendaraan di jalan. Di sisi lain, Bosch turut melakukan riset mendalam terhadap gaya hidup transportasi dan mobilitas konsumen di Indonesia, yang mana menjadi basis line-up komponen apa saja yang dirasa tepat guna untuk pabrikan otomotif maupun pengguna kendaraan.

>>> Cari mobil second berkualitas, di Cintamobil.com saja. Ada banyak sekali pilihan!

Berdasarkan riset Bosch Indonesia, terjadi pergeseran minat konsumen generasi millenials yang mulai bergerak ke-arah penggunaan ride-sharing atau ride-hailing, dimana pengguna mobil cukup menggunakan layanan kendaraan taksi/ojek online sebagai pilihan mobilitas selain menggunakan transportasi umum. Penggunaan kendaraan bermotor juga memiliki potensi besar mengarah ke penggunaan teknologi autonomous yang memungkinkan potensi insiden dan kecelakaan sudah bisa diminimalisir semaksimal mungkin, serta bisa meningkatkan efisiensi dan kenyamanan berkendara karena semua diatur oleh sistem komputer. Dan jika berkaca pada kualitas udara di kota besar seperti Jakarta, yang mana berdasarkan Air Quality Index (AQI) sudah menyentuh angka 200 per awal Juli 2019, menandakan bahwa kendaraan elektrik sangat dimenjadi solusi untuk menekan penggunaan polusi udara yang diakibatkan penggunaan kendaraan bermesin konvensional.

"Di Bosch, kami mencapai kemajuan berarti dalam tiga domain mobilitas: konektivitas, automasi, dan elektrifikasi. Dengan harapan jumlah kendaraan listrik mencapai 20 persen dari keseluruhan moda yang ada kelak, atau sekitar 400.000 unit pada 2025 mendatang, Bosch siap mendukung percepatan mobilitas listrik di Indonesia melalui ragam teknologi masa depan kami," papar Andrew Powell, Managing Director Bosch Indonesia.

Penampilan miniatur komponen mobil listrk BOSCH

Deretan produk komponen mobil listrik yang diproduksi Bosch ditampilkan dalam ajang GIIAS 2019

>>> Berita event otomotif dalam dan luar negeri bisa Anda dapatkan di sini

Melalui penampilan Bosch Indonesia di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show 2019 (GIIAS 2019), Bosch memaparkan inovasi yang menjadi pilihan tepat untuk industri otomotif Indonesia. Bosch menghadirkan produk inovatif berupa ESP®hev + iBooster dan penggunaan produk baterai hybrid 48-volt yang bisa digunakan untuk kendaraan mobil.

ESP®hev menjadi lanjutan inovasi Bosch dalam menciptakan sistem pengereman regeneratif berbasis vakum yang bisa bekerja secara sinergi dengan iBooster yang merupakan booster rem elektromekanis. Sinergi fitur ini memungkinkan mobil hibrida dan listrik lebih efisien, serta juga mampu mengurangi debu rem hingga 95% yang turut menjadi sumber polusi udara. 

Penampilan baterai BOSCH 48 V

Komponen baterai 48-volt dari Bosch hadir di GIIAS 2019

Di sisi lain, Bosch juga mengedepankan Baterai inovatif 48-volt yang distandarisasi untuk memudahkan integrasi dengan mobil modern yang bergerak di sektor mild-hybrid. Lewat produk baterai ini, Bosch memperkirakan sekitar 15 juta kendaraan dengan baterai hibrida 48 volt akan mulai melaju di jalan raya pada 2025 mendatang.

>>> Berita otomotif dari dalam dan luar negeri bisa Anda dapatkan di sini

 
back to top