Bimota Tesi H2 Carbon, 'Kembaran' Kawasaki Ninja H2

19/02/2021

Event - Promosi

5 menit

Bimota Tesi H2 Carbon, 'Kembaran' Kawasaki Ninja H2
Bimota Tesi H2 Carbon merupakan versi Carbon dari Bimota Tesi H2 yang sudah diluncurkan tahun lalu. Mesinnya setara Kawasaki Ninja H2, berbodi serat karbon, dan ditambah sejumlah teknologi khas Bimota.

Bimota Tesi H2 Carbon menjadi motor sport full fairing baru yang sudah siap diproduksi. Menggunakan mesin supercharger, rasanya motor ini punya segmen yang sejajar dengan Kawasaki Ninja H2 yang juga bermesin dengan teknologi supercharger.

Tapi kalau dibilang Bimota Tesi H2 adalah kompetitor dari Kawasaki Ninja H2, jelas bukan. Sebab motor ini menggunakan mesin bertenaga 230 hp yang sama dengan Ninja H2. Jadi boleh dibilang ini adalah versi lain dari Kawasaki H2.

>>> Honda CB350RS, Scrambler Ganteng Seharga Rp 37 Jutaan

Dipasarkan Sangat Terbatas

Bimota Tesi H2 Carbon Fairing

Bodi dan rangkanya terbuat dari serat karbon

Dikutip dari Motoridersuniverse, Jumat (19/02/2021), Bimota hanya memproduksi motor ini dalam jumlah sangat terbatas. Yaitu dari total produksi Bimota Tesi H2 sebanyak 250 unit, maka yang versi Carbon cuma 10 unit saja. Sehingga dipercaya cuma segelintir orang yang akan bisa menikmati motor yang sebagian besar bodi dan komponennya menggunakan bahan serat karbon itu.

Ekslusifnya populasi Tesi H2 Carbon, dikarenakan pabrikan motor asal Italia itu hanya akan memilih beberapa negara Eropa saja sebagai tujuan pasarnya. Adapun pengiriman hasil produksi gelombang pertama dari Tesi H2 termasuk versi Carbon yang bakal dilakukan Bimota yakni mulai Maret 2021.

>>> BMW M3 E46 Punya Varian Khusus Super Langka, Apa Saja?

Apa yang Istimewa dari Bimota Tesi H2 Carbon?

Bimota Tesi H2 Carbon Side

Dari 250 unit produksi Tesi H2, hanya 10 unit yang versi Carbon

>>> Review Range Rover Sport Supercharged 2005

Model Tesi H2 pertama kali diperkenalkan Bimota pada event EICMA 2019. Penggunaan mesin Ninja H2 merupakan efek dari pembelian sebagain besar saham Bimota oleh Pasukan Hijau, Kawasaki. Namun Bimota tak mau mencontek seluruhnya apa yang ada di Kawasaki Ninja H2.

Mesinnya memang sama, yakni berkapasitas 1.000 cc 4 silinder supercharger, namun tetap ada estetik dan fitur berbeda di motor ini dibanding Ninja H2. Misalnya saja pemakaian winglet cukup lebar di area fairing depan. Kemudian suspensinya juga pakai swingarm untuk roda depan yang diklaim memberikan pengendalian dan pengereman lebih baik.

Sementara untuk suspensi belakang selain pakai swingarm juga dipercayakan tambahan suspensi ganda buatan Ohlins yang karaternya bisa diatur secara elektrik. Penggunaan sistem suspensi yang berbeda ini membuat Bimota pede jika motornya punya pengendalain lebih baik daripada Kawasaki H2.

Jadi siapakah yang akan memiliki motor sangat istimewa ini?

Penulis
Sudah menulis di media online sejak 2009, Pras sangat berpengalaman di bidang otomotif. Pria penggemar mobil modifikasi ini sudah mencicipi berbagai jenis mobil, mulai LCGC hingga Hypercar. Pras menjadi anggota tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top