Aturan Berkendara New Normal di Filipina, Mirip dengan PSBB Indonesia

03/06/2020

Event - Promosi

4 menit

Share this post:
Aturan Berkendara New Normal di Filipina, Mirip dengan PSBB Indonesia
Filipina mulai memasuki new normal pada 1 Juni 2020. Berkendara pun ada aturannya. Aturan berkendara di Filipina mirip dengan penerapan PSBB di Indonesia.

Supaya bisa kembali beraktivitas beberapa negara telah menganut New Normal. Langkah ini diambil agar masyarakat bisa kembali beraktivitas secara normal tanpa mengesampingkan protokol kesehatan. 

Salah satu negara di ASEAN yang sudah mulai menerapkan kenormalan baru adalah Filipina. Filipina menerapkan New Normal sejak 1 Juni 2020 lewat General Community Quarantine (GCQ). Langkah ini diambil setelah Presiden Rodrigo Duterte melonggarkan lockdown di negara tersebut. 

Kendaraan Pribadi Tak Boleh Diisi Penuh

>>> Persiapan New Normal, Ini Cara Membersihkan Mobil dengan Desinfektan

Tak hanya kebiasaan sehari-hari saja yang berubah mengikuti protokol kesehatan, melainkan cara berkendara pun ada aturannya. Mengutip situs Top Gear, Rabu (3/6/2020), kendaraan pribadi tak bisa diisi secara penuh agar bisa tetap menerapkan physical distancing. 

Dalam aturan yang dirilis Departemen Transportasi Filipina, mobil tidak boleh mengangkut lebih dari dua penumpang per barisnya. 

Jalanan Filipina

Jalanan Filipina kembali ramai saat new normal diberlakukan

Mengambil contoh pada sedan, hanya boleh diisi maksimal empat orang yakni pengendara, penumpang depan, dan penumpang belakang yang duduk dekat jendela. Sementara mobil yang memiliki tiga baris paling banyak hanya mengangkut enam orang. 

>>> Mengintip Cara Taksi Online Filipina Beroperasi di Era New Normal

Sedangkan bagi pengendara roda dua, tidak diperbolehkan untuk membonceng. Sedangkan untuk layanan taksi online seperti GrabCar, diharuskan memiliki penghalang sebagai pembatas antara sopir dan penumpang di baris belakang. Grab hanya diizinkan untuk mengangkut maksimal dua orang. 

Penumpang juga diwajibkan mengisi formulir kesehatan dan kebersihan sebelum melakukan perjalanan. Grab juga menaruh sistem yang memungkinkan melacak penumpangnya dan memberikan notifikasi bila mereka menunjukkan gejala Covid-19. 

Layanan ojek online yang mengangkut penumpang masih dilarang beroperasi meski dalam fase kenormalan baru. 

Pembayaran secara non-tunai juga semakin digencarkan saat naik transportasi umum. Beberapa check point di Filipina juga masih aktif untuk mengecek kepatuhan dari para pengendara. 

>>> Penjualan Nissan Anjlok, Terendah dalam 4 Tahun Terakhir

Mirip dengan PSBB di Indonesia

Aturan berkendara pada new normal di Filipina ini mirip-mirip dengan yang diterapkan di sejumlah wilayah Indonesia pada Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). 

Seperti diketahui selama masa PSBB di beberapa wilayah Indonesia, penumpang di dalam mobil dibatasi. Untuk mobil sekelas sedan hanya mengangkut maksimal tiga orang dengan rincian satu orang pengendara dan dua penumpang di kursi belakang. 

Sementara untuk mobil yang bisa menampung tujuh orang di dalamnya hanya boleh diisi empat orang. 

Jalanan Filipina

Situasi jalan di Filipina

Pengendara motor masih boleh mengangkut penumpang asalkan bisa menunjukan identitas tempat tinggal yang sama. Sedangkan untuk ojek online juga tak boleh membawa penumpang dan hanya diizinkan mengantar barang. 

Di Indonesia sendiri tampaknya tengah bersiap-siap untuk memasuki fase kenormalan baru terutama untuk daerah-daerah yang dinyatakan zona hijau. Namun belum dijelaskan lebih detail tentang aturan berkendara saat kebiasaan normal baru nantinya diterapkan.  

>>> Berita otomotif terbaru dan terlengkap ada disini

Share this post:
Penulis
Berpengalaman sebagai jurnalis otomotif sejak 2016 di media mainstream ternama di Indonesia, Dina juga pernah menguji beragam jenis mobil dan mengunjungi pameran otomotif dunia. Saat ini Ia dipercaya sebagai Editor redaksi Cintamobil sejak awal 2020
 
back to top