Apa Benar All New Brio Mampu Lebih Kencang Dari Brio Lama Di Trek Balap? Ini Kata Mekanik Senior

08/12/2018

Event - Promosi
Share this post:
Apa Benar All New Brio Mampu Lebih Kencang Dari Brio Lama Di Trek Balap? Ini Kata Mekanik Senior
All New Honda Brio yang akan menggantikan Brio lawas di arena balap turing tanah air ramai menjadi perbincangan dikalangan tuner, pembalap, maupun khalayak umum. Lalu apa benar All New Brio mampu lebih kencang dari Brio lama di trek balap? Nah, ini kata mekanik senior.

Seberapa hebat sebuah All New Honda Brio untuk balap?

Seberapa hebat All New Honda Brio ini ditrek balap?

Pada beberapa tulisan lalu, kami sudah menjabarkan apa saja beda antara All New Honda Brio dengan Honda Brio lama, selengkapnya Anda bisa langsung lihat di artikel Cintamobil.com. Nah, kini saatnya kita membahas lebih dalam dengan kacamata teknik, apa benar All New Honda Brio mampu tampil lebih kencang dari Honda Brio lama di trek balap? Mari kita bahas secara tuntas dibimbing oleh mekanik senior yang jadi narasumber kami. Kami akan bahas secara terperinci dan dibagi pada tiga pokok bahasan utama, yaitu mesin, bodi, dan kaki-kaki. Mari simak pemaparan Cintamobil.com.

1. Mesin & Transmisi

Mesin 1200 cc berkode L12 bawaan All New Honda Brio

Mesin L12 bawaan Honda All New Brio dan Honda Brio lawas memang sangat potensial ditingkatkan tenaganya

Yang pertama kita bahas adalah mesin, karena mesin adalah jantung utama mobil, tanpa adanya mesin, dan transmisi mobil hanyalah sebuah benda mati. Secara umum mesin All New Honda Brio masih berbasis mesin Honda Brio lama, yaitu unit 4 silinder berkode L12 dengan kapasitas bersih 1198 cc. Dalam kondisi standarnya, mesin ini mampu menelurkan tenaga 90 PS atau sekitar 87,5 HP di putaran 6000 rpm dan hentakan torsi sebesar 110 Nm di kitiran 4800 rpm. "Standarnya, basis mesin L12 ini udah bagus banget, namun bukan berarti enggak bisa ditingkatkan tenaganya ya," papar Kenny Suryadi, salah satu mekanik senior yang biasa menangani mesin Honda balap.

Tampak Downpipe Honda Brio

Pemasangan downpipe diperbolehkan oleh regulasi balap kelas Honda Brio Speed Challenge

"Secara regulasi, di kelas Honda Brio Speed Challenge kalau enggak salah memang internal mesin enggak boleh di apa-apakan, alias harus standar. Kita bisa bermain di penggunaan piggyback, yang dapat 'menipu' manajemen mesin untuk mendapatkan output tenaga yang lebih besar," papar pria ramah asal Jakarta ini. Tidak sampai disitu saja, katalis yang 'menghambat' performa mobil juga boleh dilepas, dan pakai down pipe pada saluran pembuangannya agar plong. "Selain itu, karena rasio gigi harus tetap standar, kita bisa akali dengan penggantian kampas kopling dan dekrup yang lebih menggigit," tambah mekanik berusia 55 tahun ini.

Dekrup dan kopling standar Honda Brio 1200 cc

Dekrup (matahari) dan kampas kopling, boleh diganti yang lebih menggigit

>>> Dapatkan semua berita event mobil terbaru internasional hanya di sini

2. Bodi & Sasis

Tampak Ramadian Putra Utama Pembalap Di Kelas Honda Brio Speed Challange

Kelincahan dan kecepatan Honda Brio tidak perlu diragukan lagi

Bodi dan sasis adalah pokok bahasan kita yang kedua. Seperti yang sudah Cintamobil.com bahas sebelumnya, kini dimensi All New Honda Brio lebih besar. Jarak sumbu rodanya saja bertambah 60 mm alias 6 cm serta bobotnya juga bertambah berat 20 kilogram dari Honda Brio lama. Penambahan dimensi ini akan menguntungkan, karena meskipun bobot mobil menjadi tambah berat, namun beberapa pembalap Honda Brio yang kami temui mengaku suka sekali dengan karakter handling All New Honda Brio ini karena lebih stabil saat melibas tikungan. Gejala body roll lebih terasa minim bila dibandingkan dengan Honda Brio lawas. Namun, bukan berarti performa standar yang ada tidak bisa di improve.

>>> Baca juga: TIPS BELI MOBIL BEKAS: Honda Brio 1st Gen 2012-2017, Si Hatchback Kompak Yang Diganduringi Millenials

All New Honda Brio Test Drive Bali 2018

All New Honda Brio ini memang lebih berat, namun mampu bergerak lebih lincah ditikungan

"Bodi yang lebih lebar tentunya akan menguntungkan ketika mobil akan melibas tikungan, namun hal tersebut dapat ditingkatkan lagi. Antara lain dengan pemasangan rollbar yang harus di las mati. Tidak boleh menggunakan rollbar yang hanya dibaut, tujuannya selain menghindari gejala sasis melipat (twist) juga agar sasis mobil menjadi lebih rigid dan kuat," jelas pria yang akrab disapa Om Kenny ini. Lebih lanjut ia juga menjelaskan bahwa untuk regulasi interior dibebaskan, meski untuk tahun ini dan depan doortrim pada pintu wajib terpasang. Selain itu untuk AC dan kompresornya juga dibebaskan mau dipasang di mobil atau tidak. Tak heran, balap One Make Race Honda Brio ini ramai peserta, karena termasuk murah meriah.

>>> Baca juga: Test Drive Dan Review All New Honda Brio RS 2018

Kabin Honda Brio Balap Terondol

Kabin Honda Brio balap boleh diterondoli, namun doortrim harus tetap terpasang

3. Kaki-kaki

Ban Bridgestone Potenza RE030 pada All New Honda Brio RS

Kaki-kaki All New Honda Brio termasuk banyak ubahan bila dibandingkan dengan Honda Brio lawas

Sektor kaki-kaki, All New Honda Brio juga unggul dibandingkan dengan Honda Brio lama. Hasil obrolan kami dengan Tsutomu Harano yang merupakan Large Project Leader, All New Honda Brio kami mengetahui fakta bahwa banyak penyesuaian pada sektor kaki-kaki. Antara lain, per mobil menggunakan yang spring rate-nya lebih keras bila dibandingkan dengan Brio lama, lalu kini batang stabiliser juga pakai yang ukurannya lebih besar, serta ada ubahan yang dilakukan pada dumper dan bushing All New Honda Brio. Maka, tak pelak rangkaian ubahan tersebut membuat handling All New Honda Brio menjadi lebih superior bila dibandingkan dengan rival-rival lain sekelasnya.

>>> Mungkin Anda tertarik: Harga All New Honda Brio December 2018

ISC Coilover untuk Honda Brio

Suspensi boleh diganti dengan aftermarket, namun harus yang bersistem one way

Namun, lagi-lagi, hal tersebut bukannya tidak bisa ditingkatkan lagi. "Sebenarnya, untuk sektor kaki-kaki kita bisa ganti suspensinya dengan yang lebih sesuai dengan karakter sirkuit atau pengemudi. Hanya saja, di regulasi yang diperbolehkan hanya yang bersistem one way, artinya hanya rebound-nya (daya pantul) saja yang boleh diatur compression-nya (peredaman) enggak boleh," tambah Pria yang ramah senyum ini. Selain itu masih menurut Om Kenny, sudut roda macam toe, camber, dan caster juga boleh diatur sesuai dengan keinginan dan gaya balap dari si pembalap itu sendiri. Lalu, apakah masih ada celah lagi untuk diubah? "Tentu ada, kampas rem (brake pad), serta selang rem boleh diganti, namun kepala babi (kaliper)-nya harus standar," tutup Om Kenny. Bagaimana? Anda tertarik ikutan balap?

>>> Mungkin Anda tertarik: 10 Keunggulan All New Honda Brio vs Honda Brio Lama Versi Cintamobil.com

>>> Berita terlengkap dari dunia otomotif hanya ada di Cintamobil.com

Share this post:
Penulis
Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif pada 2014, setahun kemudian Arfian menjadi test driver di sebuah tabloid otomotif nasional. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2018, Kini ia menjadi Managing Editor Cintamobil.com
 
back to top