110 Titik Jalan di Medan Akan Disekat Selama Malam Takbiran

14/05/2020

Event - Promosi

5 menit

Share this post:
Pemkot Medan sudah memutuskan bakal akan menjaga ketat 110 titik jalan di wilayahnya selama malam takbiran Idul Fitri tahun ini. Lagkah itu demi mencegah penularan virus corona yang semakin meluas.

Polrestabes Medan bersama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Medan dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang sudah membahas perihal pengamanan saat malam takbiran Idul Fitri 1441 H. Rencananya kepolisian setempat bakal membuat pos penyekatan di 110 titik jalan pada wilayah Kota Medan dan Deli Serdang.

>>> Jelang Lebaran Polisi Terus Perketat Penjagaan Jalur Tikus

Penyekatan ini akan berlangsung sepanjang malam perayaan Hari Raya Lebaran 2020. Langkah tersebut dilakukan guna menghindari terjadinya kerumunan massa di tengah pandemi Covid-19 yang sampai saat ini masih belum menunjukkan bakal berakhir.

Dijaga Mulai Pukul 20.00 Hingga Pukul 06.00 Pagi

Pos penjagaan polisi

Penjagaan dilakukan demi menghindari kerumunan massa saat malam takbiran

>>> Cek disini harga mobil baru dengan diskon yang menarik sambil tetap #dirumahaja

Kasatlantas Polrestabes Medan, AKBP Sonny Siregar menyebutkan untuk proses penyekatan 110 titik jalan di Medan dan Deli Serdang ini, pihaknya akan menerjunkan 770 personel. Tim Operasi Ketupat Covid-19 2020 di Kota Medan tersebut merupakan gabungan dari personel TNI-Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Dinas Kesehatan.

"Setiap titik penyekatan dijaga 7 orang. Waktu penyekatan dimulai malam takbiran pukul 20.00 hingga keesokan harinya pukul 06.00," ucap AKBP Sonny seperti Cintamobil.com kutip dari laman NTMC Polri, Kamis (14/05/2020).

Tidak Ada PSBB di Medan

Wakil Walikota Medan

Medan tidak memberlakukan PSBB

>>> Berbagai pilihan mobil bekas yang paling lengkap cuma ada disini

Perlu diketahui, tidak seperti beberapa wilayah lain di Indonesia, Pemerintah Kota Medan tidak memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Di wilayah ini lebih memilih melakukan cluster isolation (isolasi kluster).

"Kota Medan tidak akan melaksanakan PSBB, tetapi akan menerapkan cluster isolation. Sebab, warga yang positif Covid-19 dan PDP sudah terisolasi di rumah sakit. Sedangkan bagi warga yang masuk ODP (Orang Dalam Pengawasan) dan OTG (Orang Tanpa Gejala) masih berkeliaran. Melalui cluster isolation ini, merekalah yang akan kita isolasi agar tidak berkeliaran," kata Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan Akhyar Nasution.

Meski demikian keputusan Akhyar ini ditindaklanjuti dengan munculnya berbagai peraturan yang cukup ketat demi mencegah penularna virus corona di wilayah Medan. Tepat pada Senin, 4 Mei 2020 Medan mulai menerapkan peraturan bagi setiap warga yang kedapatan tidak memakai masker atau tidak menerapkan physical distancing, petugas dilapangan akan menyita KTP pelanggar tersebut.

>>> Berita otomotif menarik lainnya terkait perkembangan Covid-19 ada disini

Sudah menulis di media online sejak 2009, Pras sangat berpengalaman di bidang otomotif. Pria penggemar mobil modifikasi ini sudah mencicipi berbagai jenis mobil, mulai LCGC hingga Hypercar. Pras menjadi anggota tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top